Tampilkan postingan dengan label ceritaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ceritaku. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 November 2015

SUMPAH PEMUDA DAN BUDAYA INDONESIA

Ikrar Sumpah Pemuda

Bangsa kita adalah bangsa yang besar. Salah satu buktinya Indonesia menjadi negara kepulauan paling luas di dunia. Belasan ribu pulau yang membentang dari barat ke timur baik itu pulau besar maupun pulau-pulau kecil membuat Indonesia dianugerahi kekayaan budaya yang amat beragam. Tak terhitung banyaknya suku bangsa, bahasa, kesenian, rumah adat bahkan makanan khas daerah serta lainnya telah menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang memiliki beragam budaya yang unik. khas juga menarik. Bahkan beberapa kebudayaan Indonesia telah mendunia serta diakui keberadaannya oleh UNESCO.

Akan tetapi sebagai bangsa yang besar dengan beraneka budaya pastilah menimbulkan banyak perbedaan. Sebagai contoh ketika seseorang dari Irian bertemu dengan orang Jawa sudah bisa ditebak, bahasa, adat dan kebiasaan yang mereka miliki tentulah berbeda. Namun perbedaan tersebut bukannya disikapi dengan saling merendahkan atau menganggap budaya sendiri yang paling hebat. Justru ketika keduanya bertemu telah timbul satu rasa persatuan untuk menjembati segala perbedaan. Demi menjalin komunikasi diantara keduanya mereka menggunakan bahasa persatuan yakni Bahasa Indonesia. Dan segala perbedaan tadi justru menimbulkan rasa bangga akan kebudayaan yang beraneka ragam. Hingga terciptalah semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.

Rasa persatuan dan kesatuan yang tinggi diantara suku-suku bangsa yang berbeda-beda tersebut bukan baru saja muncul saat ini. Akan tetapi sejarah telah mencatat bahwa pada tanggal 28 Oktober 1928 atau 87 tahun yang lampau para pemuda dari berbagai penjuru tempat di Indonesia mengikrarkan sebuah sumpah yang kemudian diberi nama Sumpah Pemuda dalam konggres Pemuda II Indonesia yang dianggap sebagai tonggak pergerakan kemerdekaan Indonesia serta memiliki makna yang amat dalam bagi bangsa kita. 

Sebab ikrar Sumpah Pemuda tersebut merupakan perwujudan cita-cita bangsa Indonesia untuk menyatukan seluruh anak bangsa. Sebagai putra dan putri Indonesia mereka mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. Mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia serta menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Demi mencapai kesatuan dan persatuan bangsa yang kala itu masih dalam masa penjajahan, para pemuda serta pemudi Indonesia telah melupakan segala sifat kedaerahan masing-masing demi kesatuan bangsa agar dapat mengusir penjajah yang masih bercokol di negeri tercinta ini. 

Selain itu Sumpah Pemuda mengandung nilai-nilai yang amat luhur yang patut kita renungkan dan hayati. Karena jika kita terus mengobarkan ikrar Sumpah Pemuda serta nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya niscaya persatuan dan kesatuan bangsa yang telah digaungkan oleh pendahulu kita pada masa tersebut akan terus lestari.

Adapun nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Sumpah Pemuda tersebut adalah sebagai berikut :

CINTA BANGSA DAN TANAH AIR
  • Dalam peristiwa Sumpah Pemuda ada ikrar satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa yaitu Bahasa Indonesia. Inilah wujud dari rasa cinta bangsa dan tanah air para pemuda jaman dahulu.
  • Cinta terhadap bangsa dan tanah air artinya kita setia terhadap bangsa dan Negara Indonesia. Kita berbuat sesuatu yang baik ditujukan demi kemajuan bangsa dan kemajuan masyarakat Indonesia.
  • Disamping itu kita juga dapat merasakan sedih jika bangsa ini tidak mengalami kemajuan
PERSATUAN
  • Sumpah Pemuda merupakan sumpah yang mampu menyatukan para pemuda dari berbagai kalangan daerah dalam satu wadah, yakni satu bangsa
  • Mereka semua harus bersatu padu untuk berjuang melawan penjajah demi mendapatkan kemerdekaan. Mereka benar-benar sadar jika berjuang tanpa persatuan tak akan bakal menang dan berhasil
  • Penjajah tak bisa terusir jika rasa persatuan tidak tercipta antar pemuda dan pemudi di seluruh tanah air Indonesia. Disamping itu juga tanpa persatuan yang dalam kita tak akan dapat mengalahkan para penjajah, seperti halnya peribahasa yang berbunyi “Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh”
SIKAP RELA BERKORBAN
  • Rela berkorban dalam hal ini adalah diartikan sebagai suatu perbuatan yang tak mengharap imbalan. Apa yang sudah dilakukannya merupakan sikap penuh rasa ikhlas
  • Sikap rela berkorban demi kepentingan orang banyak mampu meningkatkan persatuan dan kesatuan. Begitu juga yang dilakukan oleh para pemuda-pemudi dalam peristiwa Sumpah Pemuda. Mereka tidak mengharapkan imbalan meski telah mengorbankan banyak tenaga dan pikiran demi kemerdekaan bangsa
MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN BANGSA
  • Pada waktu Sumpah Pemuda para pemuda tak mementingkan daerah atau golongannya masing-masing. Namun mereka hanya memikirkan bagaimana supaya seluruh Indonesia dapat bersatu padu untuk mengusir penjajah dan mencapai kemerdekaan
DAPAT MENERIMA DAN MENGHARGAI PERBEDAAN
  • Peristiwa Sumpah Pemuda menyatukan tekat dan tujuan seluruh pemuda dari berbagai daerah. Meskipun mereka berlatar belakang dan kebudayaan yang berbeda-beda, namun mereka tidak mempermasalahkan hal tersebut. Semua menerima dan menghargai demi terwujudnya satu bangsa yaitu, Indonesia
SEMANGAT PERSAUDARAAN
  • Kekeluargaan merupakan sikap dan perbuatan yang mengutamakan kebersamaan dalam bergaul. Semua masyarakat Indonesia adalah satu keluarga besar. Jika salah satu anggota kita menderita, maka keluarga yang lain harus menolong
  • Begitulah seharusnya sikap seorang keluarga harus mampu memberikan rasa saling menghormati dan tolong-menolong dengan penuh keikhlasan dan kasih sayang
  • Semangat kekeluargaan juga harus kita tingkatkan dimana saja dan kapan saja supaya bangsa Indonesia selalu dalam keadaan damai. Dengan tingginya semangat kekeluargaan tersebut pemuda dan pemudi seluruh Indonesia berikrar Sumpah Pemuda yang mengantarkan bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan
MENINGKATKAN SEMANGAT GOTONG ROYONG ATAU KERJASAMA
  • Gotong royong atau kerja sama merupakan ciri khas bangsa Indonesia sejak jaman dahulu. Hal ini dapat dibuktikan dengan kerjasama para pemuda dalam rangka mengikrarkan Sumpah Pemuda
  • Mereka bersama-sama berusaha menyatukan seluruh pemuda dari berbagai daerah untuk bersatu. Tanpa adanya kerja sama tersebut ikrar Sumpah Pemuda juga tidak akan dapat berjalan
  • Kerja sama dalam kebaikan mampu memberikan manfaat yang baik bagi orang lain, oleh karena itu kita harus membiasakan bekerja sama dalam kebaikan dengan siapa saja tanpa membeda-bedakan
Kini puluhan tahun telah berlalu sejak Sumpah Pemuda diikrarkan akan tetapi nilai-nilai luhur yang terkandung dalam ikrar Sumpah Pemuda harus terus kita junjung tinggi demi rasa kesatuan dan persatuan bangsa. Sebab sebagai bangsa yang besar dengan berbagai suku bangsa, bahasa dan adat yang berbeda tentulah kita harus terus menjunjung rasa kebersamaan.

Terlebih saat ini dimana arus kebudayaan dari luar sangat deras masuk ke dalam negeri akibat sistem komunikasi yang kian canggih. Hanya dalam hitungan detik segala informasi baik yang positif maupun negatif telah membanjiri kita. Membuat generasi muda melupakan budaya daerahnya. Mereka lebih memuja budaya negara lain dibanding budaya Indonesia. Untuk itulah peran Sumpah Pemuda amatlah penting. Sudah saatnya kita menyelami semangat Sumpah Pemuda yang diikrarkan oleh para pemuda pada waktu itu juga menghayati nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. 

Untuk itulah perlu bagi kita memahami berbagai budaya Indonesia yang amat beragam, unik, khas serta menarik. Sebab bukan tidak mungkin meski kita hidup di tengah-tengah masyarakat dengan beraneka budaya daerah yang berbeda-beda akan tetapi kita tidak mengetahui kekayaan budaya negeri sendiri. Adalah Perpustakaan Digital Budaya Indonesia sebuah media online yang bisa kita akses darimanapun juga yang bisa memberi informasi kepada kita tentang berbagai budaya yang ada di Indonesia. Dengan mengunjungi Perpustakaan Digital Budaya Indonesia tersebut tentulah kita jadi tahu berbagai ragam budaya negeri kita. Dan tentulah hal tersebut akan menimbulkan rasa cinta yang kian dalam kepada Indonesia. 

Dan yang turut berjasa terus menjaga kebudayaan Indonesia adalah Sobat Budaya dan Gerakan Sejuta Data Budaya. Dimana dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda, Sobat Budaya meluncurkan sebuah aplikasi "Peta Lagu Tradisi Nusantara" yang dapat diunduh secara gratis baik di Play Store maupun di App Store dengan nama Indomuse App. Dan Indomuse App telah diluncurkan tepat pada hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2015. 

Selasa, 27 Agustus 2013

KISAHKU SAAT ACARA TALKSHOW DI WONOSOBO EXPO

Dear diary,
Kemarin...tepatnya hari Senin, 26 Agustus 2013 untuk pertamakalinya aku diundang talkshow di kotaku sendiri. Tempatnya adalah di panggung stan bazar buku Wonosobo Expo.

Jujur aja ini pertamakalinya aku datang ke Wonosobo Expo yang sekarang tempatnya di Mendolo. Ya, karena tempatnya lumayan jauh dari rumahku, jadi aku belum pernah ke sana.

Sebenernya aku diundang jam 2 siang. Tapi sebelumnya aku sempat bilang sama Kak Yusuf yang ngundang aku kalo aku agak telat soalnya kan aku pulang sekolahnya siang. Ehhh...ternyata baru jam 2.30 aku nyampe sana. Itupun aku udah ditelpon sama Kak Yusuf dan Kak Nessa.

Agak enggak enak juga sih karena aku ini sebenernya enggak suka datang telat. Apalagi aku kan diundang buat ngisi acara di sana. Tapi gimana lagi aku kan enggak mungkin pulang sebelum jam sekolah. Tapi untung kakak-kakak itu baik jadi aku enggak dimarahin.

Nah, dalam talkshow  ini aku ditanya seputar dunia menulis.
Kayak gini nih aku waktu talkshow kemarin itu










Selasa, 28 Mei 2013

SERUNYA BENTANG STREET FESTIVAL



Dear Diary,

Hari Sabtu dan Minggu, 25-26 Mei, 2013 kemarin diadakan acara BENTANG STREET FESTIVAL yang diadakan oleh penerbit BENTANG.

Acara ini berlangsung di daerah Sagan Jogjakarta. Tepatnya di halaman beberapa cafe. Antara lain di Geronimo Cafe, Waterbank Cafe dan Myoozik Cafe. Biarpun tempatnya beda-beda tapi enggak terlalu jauh kok. Selain itu tempatnya teduh karena di sepanjang jalan itu masih ada banyak pepohonan juga enggak banyak mobil-mobil yang melintas. Jadi kalaupun kita terpaksa harus jalan kaki (kayak aku nih) ke beberapa tempat itu kita enggak bakal kecapekan dan kepanasan.





Nah, acara-acaranya ada banyak loh. Setelah pembukaan ada grebeg gunungan buku, terus ada acara choaching clinic. Di sini kita bisa bawa naskah kita untuk dikonsultasikan bersama editor bentang. Selain itu ada juga lomba menulis surat dan talkshow bersama penulis bentang seperti Dee (kalian tau kan siapa Dee, penulis perahu kertas itu, loh) Alma, dan aku!




Aku dan Alma mengisi acara talkshow di sela-sela waktu penjurian saat lomba menulis surat. Wah, banyak juga temen-temen yang ikutan acara ini. Dan aku sempet ketemu sama Ais, Fatimah dan Eba.




Dan kita sempet foto-foto juga loh. Seneng banget bisa ketemu sama Ais juga Eba. Dulu kami pernah bersama-sama ikut KPCI (Konferensi Penulis Cilik Indonesia) di Jakarta. Sementara kalau sama Fatimah (Aku baru tau loh kalau Fatimah itu adeknya Ais) aku baru sekali ini ketemu. Padahal sih di FB aku udah sering ngobrol sama dia.



Nah, saat talkshow aku dan Alma didampingi oleh Kak Susan. Kak Susan itu adalah editor dari penerbit Bentang. Di sini kami ditanya seputar karya kami, kapan mulai menulis, kenapa suka menulis dan masih banyak lagi. Selain itu ada sesi tanya jawab dengan penonton. Wah, banyak juga temen-temen yang bertanya tentang menulis pada kami berdua. Diantaranya ada yang bertanya tentang bagaimana membuat cerita yang menarik, bagaimana cara membuat judul, apakah kalo membuat cerita itu harus pake perasaan dan masih banyak lagi.

Pokoknya seeru banget acaranya. Ini adalah pengalamanku yang sangat berharga. Aku harap di lain waktu aku bisa bertemu lagi dengan teman-teman yang lainnya





Senin, 20 Mei 2013

NGOBROL BARENG LAKSITA

Dear diary,

Untuk pertama kalinya aku diminta buat talkshow dalam acara NGOBROL BARENG LAKSITA.
Siapa itu laksita? Ya, aku sendiri.
Hah! Awalnya enggak percaya. Habisnya aku ini siapa sih. Kok sampai ada yang minta aku buat ngisi acara talkshow. Tapi lalu aku berpikir ini adalah waktuku untuk mempromosikan karyaku. Jadi aku berusaha tampil sebaik-baiknya.

Yah, awalnya takut sih, enggak ada yang dateng. Habisnya temen-temen sekolahku enggak mau pada dateng dengan alasan tempatnya terlalu jauh. Begitu juga temen-temen dunia mayaku. Tapi mereka mendoakan aku biar acaraku sukses dan lancar. Jadi aku berangkat dengan hati senang.

Dan ternyata, alhamdulillah banyak banget yang dateng sampai semua kursi penuh. Di situ, selain ditanya tentang karya-karyaku, kapan aku mulai menulis, kenapa aku suka menulis dan seputar diriku. Aku juga diminta untuk memberi tips menulis untuk teman-teman yang hadir. Untunglah semua berjalan lancar.

Hanya saja waktu pulang aku ingin memborong buku-buku yang dijual. Karena saat itu sedang ada pameran buku. Tapi ternyataaaaa.....dompet mamaku ketinggalan. Hah! Aku dan mamaku langsung merasa lemas. Gimana nanti kami pulangnya? Soalnya mamaku belum sempat telpon ke travel untuk pesan tiket. Padahal tempat tinggalku jauh dari Magelang. Tapi alhamdulillah, ternyata pulangnya aku dapet uang transport dan uang saku. Jadi akhirnya aku bisa pulang dengan lega




Kak Susan, aku dan Kak Nadia di acara NGOBROL BARENG LAKSITA





aku dan Kak Susan, editor Bentang Belia






kayak gini nih tempat dan acaranya





Jumat, 10 Mei 2013

PUTRI PALSU - bab putri yang jahil5


PUTRI YANG JAHIL (5)


        Sementara itu Putri Denise dan Pangeran Eric asyik berbincang-bincang di lapangan samping istana. Saat ini mereka tengah menunggang kuda mereka masing-masing. Putri Denise menunggang Lily, kuda poni kesayangannya. Sementara Pangeran Eric menunggangi Tunder, kuda coklatnya kebanggaannya. Mereka berdua menaiki bukit yang ada disamping istana. Para pengawal Putri Denise berjaga-jaga tak jauh dari mereka. Denise amat gembira bisa berkuda di sore yang cerah itu. Ia tertawa terbahak-bahak saat memacu kudanya. Tetapi mendadak tawanya berhenti saat melihat rombongan pengawal mendekati dirinya. Kekesalan hatinya timbul lagi. Denise ingin sekali-kali bisa lepas dari mereka. Ia merasa agak lega saat berkuda Serena tidak mengikutinya karena ia tak bisa berkuda. Tapi ia hampir lupa kalau Serena menugaskan para pengawal untuk menjaganya.
            Sambil cemberut Denise menyuruh Lily berlari cepat. Ia ingin bisa lepas dari para pengawalnya itu. tapi saat ia menengok kebelakang ia harus kecewa sebab pengawalnya itu masih tetap beradatak jauh dari kudanya. Denise menghela nafas panjang. Buru-buru ia memacu kudanya menuju belakang istana. Sementara itu Pangeran Eric dengan setia berkuda disampingnya. Tetapi Denise merasakan bahwa berkali-kali Pangeran melirik padanya. Sepertinya Pangeran Eric tahu bahwa hatinya sedang tidak enak. Ketika mereka hampir sampai di kolam dekat istal, Pangeran Eric melambatkan kudanya, dengan enggan Denise memelankan laju kuda poninya.
            “Putri,” bisik Pangeran Eric yang kudanya sudah mendekati Putri Denise. “Bagaimana kalau kita terjun ke kolam,” sambungnya sambil nyengir.
            Mata Putri Denise terbelalak. Tapi sebentar kemudian ia tersenyum lebar, “Ayo,” balasnya girang. “Siapa takut.”
            BYUR
            Dan begitulah kedua kuda berserta penunggangnya tercebur ke kolam dengan keras. Sementara di belakang mereka terdengar teriakan kaget dan panik dari seluruh pengawal kedua anak itu.


masih nyambung loh ya....

Minggu, 21 April 2013

PUTRI PALSU - bab putri yang jahil4


BAB PUTRI YANG JAHIL (4)



Ketika penghuni dapur tahu maksud kedatangan Pangeran Eric dan Putri Denise buru-buru mereka mengeluarkan kue terbaru yang lebih lezat dari yang mereka santap tadi. Kue itu berbentuk bulat seperti bulan dan berwarna kuning terang. Ada taburan keju yang mengelilingi kue itu. Sementara di tengah-tengahnya terdapat potongan-potongan buah segar yang disiram selai Strawberry. Putri Denise dan Pangeran Eric tak dapat menahan air liurnya. Dan benar saja saat mereka berdua memakannya rasanya sungguh-sungguh lezat sebab di dalam kue itu ada butiran-butiran coklat yang langsung meleleh saat mereka berdua menggigitnya.
            “Wow....benar-benar lezat,” seru Pangeran Eric. “Bagaimana kalau kita minta pada koki untuk mengajari cara membuatnya,” celutuknya tiba-tiba.
            Semua melotot mendengar keinginannya itu. bahkan pengawal Pangeran Eric yang juga sedang mencicipi kelezatan kue buatan sang koki tiba-tiba tersedak. Ia terbatuk-batuk dengan hebat sampai-sampai Serena harus menepuk punggungnya dengan kuat. Dan begitu Serena sadar bahwa tangannya telah terbebas dari genggaman sang pengawal ia bergegas mendatangi Putri Denise lalu menariknya keluar dari dapur. Pangeran Eric mengikuti dengan santai sementara itu pengawalnya belum juga berhenti batuk-batuknya. Buru-buru ia mengangkat poci berisi teh yang saat itu ada diatas meja dapur. Sungguh malang nasibnya teh didalamnya masih sangat panas hingga lidahnya meleleh. Dan pengawal itu hampir jatuh pingsan. Untunglah para pembantu koki sangat baik hati karena mereka sangat senang mendengar pujian dari Pangeran Eric jadi merekapun mengangkat dan mencoba menyadarkan pengawal itu.
            Ketika akhirnya ia siuman rombongan Pangeran Eric telah menghilang. Tinggallah pengawal itu kalang kabut mencarinya ke seluruh penjuru istana.

okeee...masih nyambung lagi ya

Minggu, 07 April 2013

PUTRI PALSU - bab putri yang jahil3


BAB PUTRI YANG JAHIL (3)



         “Hai, Putri,” sapa Pangeran Eric ceria. “Sudah siap dengan petualangan untuk menghabiskan makanan ini,” beritahunya sambil menunjuk jejeran piring-piring yang berisi kue-kue yang telah tertata rapi dimeja. 
            Denise mengangguk dengan riang. Entah kenapa setiap kali ia minum teh bersama Pangeran Eric rasa makanan yang ia makan begitu berbeda. Semua jadi 100 kali lipat lebih enak. Ia yang biasanya tak bernafsu makan bisa menghabiskan setengah hidangan yang disajikan.
            “Bagaimana kalau kita mulai menu pertama kita dengan makan seekor ular hijau,” seru Pangeran Eric sambil menunjuk kue berwarna hijauyang bentuknya melingkar-lingkar seperti ular.
            “Boleh,” Denise mengangguk dengan antusias. Sementara dengan cekatan para pelayan menuangkan kue-kue itu ke piring mereka masing-masing.
            “Hmmmm.....,” Pangeran Eric memejamkan matanya dengan puas. “Kue-kue disini selalu enak. Aku harus mengucapkan terima kasih pada koki atas kelezatan kuenya.” sambil berkata Pangeran Ericpun bangkit dari tempat duduknya diikuti Denise dengan mata yang berbinar-binar gembira.
            Seketika itu Serena ikut bangkit ia ingin mencegah rencana Pangeran Eric serta Putri Denise sebab baginya tak mungkin ia membiarkan mereka berdua pergi ke dapur istana.
            “Benar-benar bencana!” gumam Serena panik.
            Tapi ketika ia berusaha menghalangi niat mereka ternyata pengawal Pangeran Eric menentang maksudnya. Pengawal itu memegang tangannya erat-erat hingga Denise yang melihatnya terkikik geli. Ia merasa sangat gembira inilah kesempatan pertamanya pergi ke dapur istana. Entah bagaimana caranya rombongan itu bisa tiba didapur tanpa tersesat.
            “Tuan Putri jangan ke dapur,” cegah Serena dengan memelas. Tangannya masih dipegang oleh pengawal Pangeran Eric.
            Tetapi Denise tidak menggubris larangan itu ia malah cepat-cepat berlari dibelakang Paangeran Eric. Tentu saja seluruh penghuni dapur langsung heboh dengan kadatangan mereka. Bahkan sang koki tergopoh-gopoh mendatangi saat tahu bahwa mereka kedatangan Pangeran Eric serta Putri Denise padahal saat itu ia hendak mengangkat kuenya dari panggangan. Hampir saja kue itu menjadi gosong karena hampir semua perhatian tertuju pada kedatangan rombongan kecil itu. Tapi untunglah pembantu koki yang sangat cekatan bisa menyelamatkan kuenya.   


masih bersambung lohhhh ya....

Sabtu, 30 Maret 2013

PUTRI PALSU - bab putri yang jahil2


BAB PUTRI YANG JAHIL (2)


         Denise membuka matanya. “Pangeran Eric?” desisnya. Ia baru teringat seminggu yang lalu ia telah berjanji untuk minum teh bersama Pangeran Eric. Tiba-tiba timbul semangatnya, bersama Pangeran Eric harinya takkan terlalu menyebalkan lagi. Sebab ia sangat cerdas dan punya banyak ide yang membuat Denise bisa terhibur dan tertawa. 
            Mendadak Denise bangkit dari tempat tidurnya. Tanpa berganti pakaian iapun keluar kamar.  
            “Putri,” Serena buru-buru mengejarnya. “Sebaiknya putri mandi dan berganti pakaian dulu. Ibunda Ratu akan sangat marah bila nanti melihat keadaan putri berantakan begitu.”
            Denise hanya mendengus. Dalam hati ia tertawa geli. Ia yang akan mengadukan bahwa Serenalah yang lupa mengingatkan dirinya untuk mandi dan berganti pakaian. Ia saat ini sedang kesal pada dayang-dayangnya itu dan ia ingin Serena nanti yang akan kena marah ibundanya.
            Tetapi Serena sepertinya bisa menebak isi otaknya. Ketika sebab ia kemudian berlari untuk menangkap Denise, cepat-cepat Serena menggendong dirinya lalu membawanya ke kamar mandi. Denise mencoba berteriak-teriak dan berontak bahkan ia minta tolong pada dayang-dayang lain serta pengawal yang ia lihat. Tapi tak satupun yang mau menolongnya hingga ia akhirnya terdiam dan menuruti keinginan Serena.
            Tapi ternyata mandi membuat tubuhnya menjadi segar dan wangi dan Denise merasa lebih nyaman. Tetapi ketika ia hendak berpakaian Serena telah menyiapkan gaun kuning yang paling tidak disukainya. Dan kali ini Denise sengaja tidak mau menurut buru-buru ia pergi ke kamar tempat baju-bajunya disimpan. Setelah membongkar sana-sini akhirnya ditariknya gaun bergambar bunga-bunga kecil yang sangat disukainya. Meskipun Serena memaksanya untuk mengganti bajunya itu namun Denise tetap tidak mau. Hingga ia terpaksa mengancam Serena untuk membatalkan acara minum tehnya. Akhirnya dengan berat hati Serena meluluskan permintaannya. Dalam hati Denise tersenyum senang inilah pertama kalinya ia bisa menentang kata-kata Serena, dayang-dayangnya.
            Dengan wajah puas Denise keluar kamar diikuti Serena yang setia di belakangnya. Wajah Denise tampak sangat gembira saat melihat Pangeran Eric telah menunggunya di beranda. Hari ini acara minum teh mereka memang dilakukan di beranda sebab sore itu sangat hangat. Jadi takkan mungkin mereka jatuh sakit meski harus berada di luar. Denise menghembuskan nafas lega karena ia merasa sangat senang tak harus minum teh di dalam istana. Pemandangan dari beranda sangat-sangat indah dan ia merasa begitu senang memandangnya. Ada begitu banyak bunga yang dapat ia lihat juga beberapa binatang-binatang peliharaannya. Dan yang terpenting ia bisa memandang Lily, kuda poninya sang sangat ia sayangi.

tunggu sambungannya ya temen-temen....

Sabtu, 09 Maret 2013

INI NIH ASYIKNYA JADI FINALIS LOMBA MENGARANG DAN MENGGAMBAR CHC TUPPERWARE

Halo semuanya apa kabar? Semoga kalian semua lagi pada baik yah....
Oya temen-temen kalian udah pada ngirim buat lomba mengarang dan menggambar CHC TUPPERWARE belum? Wah, kalo belum mesti buru-buru nih. Soalnya kalau kamu jadi salah satu finalisnya, banyaaaakkkk banget pengalaman yang bisa kalian dapatkan.

Pengen tau pengalaman seru apa aja yang  aku dapat.
Ini diaaaaaa....

  • Karena jadi salah satu finalis CHC aku diundang ke Jakarta. Disana aku ketemu dan berkenalan dengan para juri, finalis yang lain juga kakak-kakak dari Tupperware
  • Serunya lagi ada workshop untuk finalis. Karena aku ikut lomba mengarang jadi aku ikut workshop mengarang. Ini workshop yang aku ikuti saat CHC


Bersama Bunda Helvi Tiana Rosa setelah workshop menulis di penerbit Erlangga (CHC 2009)




Bersama Kak Gilang Ramadhan dan Bunda Shahnaz Haque setelah workshop motivasi di hotel Aston Marina Ancol (CHC 2010)




Workshop motivasi bersama Kak Dik Doank di kandang jurank doank (CHC 2011)



Workshop menulis bersama Bunda Helvi Tiana Rosa di hotel Arion (CHC 2012)



Tapi enggak cuma workshop aja loh yang kita dapatkan saat CHC karena masih ada acara seru lainnya. Acara apa lagi sihhhhh....yuuukkkk terusin bacanya......

  • Di CHC 2009 ada kunjungan ke Penerbit Erlangga (tapi waktu itu aku enggak sempet foto-foto karena saking seriusnya dengerin penjelasan dari kakak-kakak penerbit Erlangga --...--) Waktu itu aku dan para finalis lainnya dibawa berkeliling ke penerbit Erlangga. Kami jadi tahu bagaimana sebuah buku itu bisa dibuat. Wuaaah...pokoknya bener-bener menambah ilmu dan pengetahuanku. 



Di penerbit Erlangga (CHC 2010)




Kunjungan ke rumah Tupperware (CHC 2011)





Di penerbit Majalah Bobo (CHC 2012)



Gimana temen-temen seru, kan? Tapi masih ada lagi yang lain selain kunjungan ke penerbit. Nah, ini yang ditunggu-tunggu. Acara jalan-jalan! Yeeeyyyyyyy.....

Di Dufan (CHC 2009)



Di Dufan (CHC 2010)




Outbound di kandang jurank doank CHC 2011





Di GBK (CHC 2012)



Di Seaworld (CHC 2012)




Outbound di Ancol (CHC 2012)


Di Ancol (CHC 2012)



Di Ancol (CHC 2012)



Workshop udah. Jalan-jalan udah. Nah sekarang tinggal acara pengumuman pemenang. Seperti apa sih acaranya. Pasti enggak kalah keren.
Taraaaaa.....ini dia saat acara pengumuman pemenang dan pemberian hadiahnyaaaa....



Para pemenang CHC 2009 


CHC 2009




CHC 2010




CHC 2010





CHC 2011




CHC 2012


Nah, teman-teman itulah pengalamanku saat menjadi finalis dan pemenang CHC TUPPERWARE. Gimana? Seru banget kan. Aku jadi bertambah pengalaman, ilmu, pengetahuan, sahabat dan yang pasti dengan mengikuti lomba ini aku jadi bisa membantu teman-teman lain yang kurang beruntung.









Kamis, 07 Maret 2013

PUTRI PALSU - bab putri yang jahil1



BAB PUTRI YANG JAHIL (1)



            Kerajaan White baru saja merayakan pesta atas ditemukannya putri kerajaan yang telah hilang hampir 9 tahun yang lalu. Setelah bertahun-tahun mereka berusaha mencari keberadaan Putri Denise hari ini mereka sangat berbahagia karena akhirnya tanpa sengaja Putri Denise yang menghilang saat dalam perjalanan ke kerajaan tetangga bisa ditemukan. Putri Denise yang kini berusia 10 tahun disambut dengan pesta kerajaan yang sangat meriah. Begitu banyak yang mengelu-elukan dirinya, apalagi ketika mereka melihat Putri Denise telah tumbuh menjadi putri yang sangat cantik.
            BRAK!!!
            Denise membanting pintu kamarnya. Ia merasa sangat kesal. Bagaimana tidak kesal saat ia ingin sendiri ada saja pengawal atau Serena, dayang-dayang setianya, yang selalu berada disisinya.
            “Putri! Putri!”
            Serena tiba-tiba telah membuka pintu kamarnya dan memburunya ke tempat tidur.
            “Hu-uh,” Denise mengeluh dalam hati saat melihat Serena telah berdiri disebelah tempat tidurnya. “Bagaimana mungkin orang-orang bisa menganggap hidupku begitu enak. Padahal aku sendiri malah merasa sangat-sangat terkekang,” gerutunya lagi.
            Denise memejamkan matanya di tempat tidurnya yang sangat-sangat besar untuk dirinya yang begitu mungil. Sepertinya tempat tidur itu cukup untuk 5 orang. Tapi disini ia hanya tidur sendirian. Sementara Serena tidur di kamar yang terletak disebelahnya. Denise masih pura-pura tidur hanya pikirannya yang melayang-layang. Ia ingin bisa seperti anak-anak lainnya bebas bermain kapanpun mereka suka, dengan siapapun mereka ingin dan dimanapun mereka mau.
            “Putri, Putri,” terdengar suara Serena yang memanggilnya lagi.
            Tapi bukannya menjawab Denise malah makin menutup rapat-rapat matanya.
            “Putri Denise,” seru Serena. “Sebentar lagi waktu minum teh akan tiba. Dan Putri harus segera bersiap-siap sebab sore ini Pangeran Eric akan datang,” sambung dayang-dayangnya itu.

masih nyambung ya.....





Kamis, 20 Desember 2012

UBUD WRITERS AND READERS FESTIVAL

Dear diary,
Aku pengen cerita tentang pengalamanku yang sangat-sangat seru saat aku dapet kesempatan jalan-jalan ke Bali




bersama salah pembicara saat workshop menulis di Ubud Bali





karena menang lomba kebudayaan yang diselenggarakan oleh KKPK aku dapat kesempatan untuk mengikuti Ubud Writers and Readers Festival di Ubud Bali pada bulan Oktober 2012.
Seru banget karena selain aku bisa jalan-jalan ke Bali aku juga bisa ikutan workshop menulis di sana. Aku sama sekali enggak nyangka karena mimpiku untuk bisa pergi ke Bali akhirnya bisa terwujud.

Jadi teman-teman semua......jangan takut untuk bermimpi ya.......

Jumat, 06 Juli 2012

PENGALAMANKU SAAT TUPPERWARE CHC 2012

Dear diary,
Belum lama ini aku menang lomba yang diadakan oleh Tupperware. Dan ini adalah pengalamanku yang ke-4 ikut CHC yang sangat menyenangkan. Karena aku jadi bertambah pengalaman, teman juga banyak lagi



foto bersama pemenang Tupperware CHC 2012




Seru.....
Aku seneng banget bisa ikut Tupperware CHC 2012.
Banyak sekali pengalaman yang aku dapatkan di sana.
Bisa berkunjung ke Kompas Gramedia, mengikuti worshop menulis, jalan-jalan ke Ancol dan tentu saja berkenalan dengan teman-teman baru yang lain.






bersama Bunda Helvi Tiana Rosa seusai pengumuman lomba



Dan aku akhirnya bisa foto bareng salah satu juri yang juga penulis idolaku Bunda Helvy Tiana Rosa.
Ini perjumpaanku yang ke-empat kalinya. Tapi dulu-dulu aku nggak pernah sempet foto berdua.
Yang aku ingat dari pertemuanku yang ke-4 itu (semoga bukan pertemuan yang terakhir) saat itu kami semua  sedang workshop menulis bersama Bunda Helvy. Lalu setiap peserta ditanya sama Bunda Helvy. Apa rencana kedepan setelah pulang dari acara CHC 2012.
Saat itu aku menjawab akan membuat novel. Dan aku berharap suatu saat nanti mimpi itu bisa terwujud.  

Jumat, 25 Mei 2012

MENANTI KATA-KATA (TAMAT)

            Sepulang dari Balai Desa ternyata mama sudah ada di rumah. 
            “Tata, dari mana saja kamu! Kenapa baru pulang!” tegur mama.
            “Maaf, ma. Tadi sepulang sekolah Tata langsung ke tempat Neti,” jawabku menyesal.
            Lalu akupun bercerita pada mama tentang Neti yang mungkin akan dititipkan ke Panti Asuhan karena ia kehilangan semua anggota keluarganya.
            “Kasihan Neti,” ujar mama prihatin.
            “Ma, kalau misalnya...,” mendadak aku ragu-ragu.
            “Misalnya apa, sayang?” tanya mama saat melihatku tiba-tiba terdiam.
            “Kalau misalnya Neti kita ajak tinggal bersama, bagaimana?” tanyaku takut-takut.
            Mama memandangku tanpa berkata apa-apa.
            “Kasihan Neti, ma. Ia tidak mempunyai saudara lagi. Dan...dan...,” aku tak dapat menahan airmataku. “Dan kalau Neti harus tinggal di Panti Asuhan, ia pasti sangat sedih. Boleh ya ma, Neti tinggal bersama kita,” bujukku.
            “Nanti mama bicara dengan papa dulu, ya,” jawab mama lembut.
            “Kalau Neti tinggal bersama kita, aku nggak akan kesepian lagi saat mama dan papa pergi kerja,” ujarku masih terisak. “Aku juga senang sekali kalau bisa punya seorang adik,” sambungku penuh harap.
            Mama mengangguk sambil mengusap airmataku. “Sabar ya sayang. Kita tunggu sampai papa pulang.”
            Aku mengangguk sambil memeluk mama erat-erat.
*****
            Hari masih pagi, namun aku sudah tak sabar untuk mengajak mama dan papa ke Balai Desa. Hari ini kami bertiga akan menjemput Neti setelah papa setuju mengajak Neti tinggal bersama kami. Sebetulnya dari kemarin-kemarin aku ingin menjemputnya tapi mama melarang. Mama minta agar aku bersabar. Tetapi aku sudah menyampaikan kabar gembira itu pada Neti. Meski ia tidak berkata sepatah katapun aku yakin Neti sangat senang karena kulihat matanya mendadak berbinar-binar. Bahkan saat aku hendak pulang ia tak mau melepaskan pelukannya. Sampai kami semua harus membujuknya karena Neti menangis. Entah kenapa aku malah senang ketika melihatnya menangis. Pasti Neti benar-benar ingin tinggal bersamaku.
            Semalam aku telah menyiapkan kamar untuk Neti. Dan aku sengaja menggunakan uang tabunganku untuk membelikan boneka serta buku cerita baru. Mama juga sudah menyiapkan makanan serta kue-kue. Aku berharap Neti akan bahagia tinggal bersamaku.
            Ketika kami sampai Neti sudah menungguku di depan Balai Desa. Saat melihatku turun dari mobil ia langsung berlari mendekatiku. Aku memeluknya dengan erat. Tampaknya ia sudah tak sabar ingin cepat-cepat pergi. Tetapi kami masih harus berpamitan dulu. Setelah mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang masih tinggal di Balai Desa kamipun segera pulang. Neti duduk di sebelahku. Sepanjang perjalanan tangannya menggenggam erat tanganku. Mobil melaju dengan pelan karena kami memang tidak terburu-buru. Aku bersenandung di samping Neti yang masih saja diam.
            “Oya, aku punya sesuatu untukmu,” aku mengambil bungkusan yang kusimpan dibagasi belakang. “Ini,” aku menyerahkan sebuah boneka kelinci berwarna pink untuknya. Kemarin sepulang sekolah aku sengaja membelinya.
            Tiba-tiba Neti tersenyum. Sampai membuatku terpana.
            “Kamu suka?” tanyaku senang.
            Neti mengangguk sambil meraih boneka itu.
            Aku memeluknya erat. Ini pertama kalinya ia mau tersenyum padaku.
            “Kamu senang tinggal bersamaku,” tanyaku memastikan.
            Lagi-lagi Neti mengangguk hingga membuat mataku berkaca-kaca.
            “Mulai sekarang kamu jadi adikku. Dan kamu harus memanggilku, Kak Tata,’ pintaku kemudian.
            Neti memandangku lama sekali. Tiba-tiba setitik airmata membasahi pipinya. lalu ia menangis terisak-isak. Aku yang tak tahu apa yang dipikirkannya merasa kebingungan. Aku takut ada yang salah dengan perkataanku.
            “Maaf Neti, kalau kamu nggak mau memanggilku Kak Tata, nggak papa,” bujukku.
            Neti terus menangis sampai kami tiba di rumah.
            Di depan rumah aku turun dengan lesu. Aku merasa sangat bersalah pada Neti. Mungkin ia tiba-tiba teringat kepada kakaknya. Saat kami masuk kamarpun ia masih saja terisak. Padahal mama sudah ikut membujuknya. Kami lalu membiarkan Neti berbaring di kamarnya. Mungkin ia masih butuh waktu untuk melupakan kesedihannya karena kehilangan saudara serta kedua orangtuanya.
            “Kak Tata,” ada yang memanggilku saat aku hendak keluar kamar.
            Aku tertegun dan tidak mempercayai pendengaranku.
            “Kak Tata,” suara itu terdengar lagi.
            Aku menoleh dan melihat Neti sedang memandangku dengan wajah penuh airmata. “Makasih, Kak Tata. Aku senang menjadi adik kak Tata,” ucap Neti pelan.
            Aku terdiam. Setelah begitu lama menanti kata-kata darinya akhirnya aku bisa mendengarnya.     
            “Terima kasih, Neti,” bisikku haru sambil menghampirinya dan memeluknya erat. Kini aku bahagia. Sangat bahagia.